Kamu pernah buka Start Menu di Windows 11 dan tiba-tiba laptop atau PC kamu ngelag? CPU usage bisa langsung melonjak sampai 50% lebih — padahal kamu cuma mau nyari Notepad. Ternyata penyebabnya bukan cuma karena spek PC kamu pas-pasan, tapi... karena Start Menu Windows 11 dibangun pakai React Native. Yap, framework buatan Facebook yang biasanya dipakai buat aplikasi mobile!
React Native memang dikenal powerful buat bikin UI di mobile apps. Tapi saat dipakai di desktop, apalagi untuk elemen penting seperti Start Menu, ternyata punya konsekuensi. Misalnya ya itu tadi: boros resource, terutama CPU usage. Tiap kali kamu buka Start Menu, Windows harus nge-render ulang elemen-elemen yang dibuat pakai React Native, dan itu makan banyak daya komputasi.
Satu lagi biang keroknya adalah fitur Recommended Apps di Start Menu. Ini fitur yang otomatis nunjukin aplikasi atau dokumen yang “mungkin” kamu butuhin. Sayangnya, fitur ini bikin render Start Menu jadi makin berat. Untungnya, kamu bisa matiin.
Caranya gampang:
Buka Settings
Masuk ke Personalization > Start
Matikan opsi “Show recommended apps”
Setelah itu, cobain buka Start Menu lagi — dijamin lebih ringan.
Mungkin kamu selama ini nyalahin PC atau RAM yang kecil. Padahal, sebagian dari lag yang kamu rasain saat buka Start Menu itu bisa disalahin ke desain arsitektur Windows 11 sendiri, yang ternyata pakai teknologi mobile di sistem desktop. Dan ya, berarti Facebook juga ikut punya andil lewat React Native-nya.
Jangan langsung nyalahin RAM atau spek PC saat Start Menu lag.
Matikan Recommended Apps, web search/Bing, atau pasang Start Menu alternatif seperti Open‑Shell untuk pengalaman lebih ringan.
Selalu update Windows karena Microsoft mungkin akan merilis perbaikan di masa depan.
Sumber referensi :
Ingin tahu informasi selengkapnya, silakan kunjungi website kami di:
https://hdnmetatech.com/
https://agus-hermanto.com/
Jangan lupa follow media sosial kami yang lain
Instagram : hdnmetatech
Linkedin : https://www.linkedin.com/company/herdina-metatech-sinergi-corp
Facebook : Herdina Metatech Sinergi Corp