blog Detail

Komputer Anda Tidak Mau Menyala, Berikut Ini Cara Mengatasinya

Komputer yang tidak dapat dinyalakan adalah masalah yang jarang terjadi dan mungkin hanya sedikit orang yang mengalaminya. Jika masalah ini terjadi, mungkin Anda akan bingung. Sejauh yang Anda ketahui, sepertinya tidak ada kerusakan pada komputer Anda. Sebelum Anda berpikir untuk membeli laptop baru, Anda harus memastikan bahwa masalah ini bukanlah sesuatu yang tidak dapat Anda perbaiki sendiri. Jadi, apa saja cara untuk troubleshooting yang dapat membantu mempersempit penyebab masalah?

 

Apabila komputer windows Anda tidak mau menyala, jangan panik dan coba ikuti beberapa langkah troubleshooting di bawah ini.

 

Cek Kabel Power atau PSU

Apabila komputer anda tidak mau menyala, kipas tidak menyala, lampu tidak berkedip, dan tidak ada yang tampil di layar monitor. Mungkin komputer Anda memiliki masalah daya.

Pastikan bahwa kabel power anda sudah terhubung ke stopkontak yang berfungsi.

 

Apabila anda menggunakan laptop, pastikan anda telah menghubungkan kabel charge ke port yang benar (jika melakukan pengisian melalui USB-C). Sebab hanya beberapa port USB-C yang dapat memberikan daya. Power supply yang gagal sering kali dapat menyebabkan permasalahan pada booting sehingga dapat membuat perangkat tidak mau menyala.

Jadi, apabila langkah ini tidak mengatasi masalah Anda. Mungkin ini adalah saaatnya untuk mengganti power supply Anda.

 

Cek Monitor

Apabila komputer Anda terdengar seperti menyala dan Anda tidak melihat apapun pada layar monitor,  komputer mungkin sedang melakukan booting dan monitor tidak menampilkan gambar.

  • Pastikan kabel power monitor Anda telah tersambung dengan benar.
  • Pastikan kabel (HDMI, VGA, dsb.) yang menghubungkan antara monitor dan komputer tidak bermasalah. Serta pastikan juga terpasang dengan benar.
  • Pastikan bahwa komputer anda tidak sedang dalam tingkat kecerahan layar terendah yang menciptakan sebuah black-screen seperti layar yang sedang mati.

 

Dengarkan Bunyi Beep

Saat komputer sedang booting, biasanya akan mengeluarkan satu bunyi beep yang berarti semuanya sedang baik-baik saja. Namun jika komputer anda sedang bermasalah, komputer akan mengeluarkan serangkaian bunyi beep seperti kode morse yang bisa memberitahu anda terkait masalah yang sedang terjadi.

  • Periksa buku panduan komputer atau motherboard anda untuk mengetahui arti dari serangkaian bunyi beep tersebut. Atau anda dapat menemukan panduan pada website produsen komputer/motherboard.

 

Cabut Perangkat USB yang Tidak Diperlukan

Sebelum lanjut ke langkah berikutnya, lepaskan seluruh perangkat USB anda untuk melihat apakah perangkat USB adalah penyebab masalah.

Dalam beberapa keadaan, yang bermasalah adalah port pada komputer Anda. Terdapat sebuah kasus, komputer windows yang tidak mau menyala atau booting disaat terdapat perangkat USB yang tersambung pada port USB depan. Namun komputer tersebut dapat melakukan booting disaat perangkat USB tidak tersambung. 

Semakin banyak variabel (perangkat USB) yang dapat Anda hilangkan, semakin baik.


Cek Pemasangan Perangkat Keras

Tedapat kemungkinan bahwa komponen komputer Anda terlepas, terutama apabila komputer baru saja dipindah atau baru selesai dibersihkan.

  • Pastikan komponen komputer terpasang dengan benar. Khususnya RAM, VGA, kabel motherboard, dan heatsink.
  • Bila diperlukan lepaskan semua komponen sepenuhnya lalu pasang kembali, pastikan semuanya terpasang dengan benar.
  • Apabila anda mencurigai terdapat komponen yang rusak, maka coba booting tanpa memasang komponen terkait.

 

Telusuri BIOS

Apabila komputer menyala dan Anda dapat melihat layar POST namun tidak dapat booting ke windows. Mungkin pengaturan BIOS tertentu yang menyebabkan masalah, mungkin pengaturan boot order yang salah atau terdapat pengaturan overclock yang dapat membuat terjadinya bluescreen.

Anda dapat memasuki BIOS dengan menekan tombol   Delete, F2, atau tombol lain untuk masuk ke pengaturan.

  • Pastikan boot order Anda telah diatur pada harddrive yang benar.
  • Pastikan RAM anda dikenali pada BIOS dan CPU tidak terlalu panas (jika suhu di BIOS lebih dari 90 derajat Celcius, berarti ada yang salah).

Pastikan untuk mengambil beberapa foto pengaturan BIOS, sehingga Anda dapat mengaturnya kembali jika tidak berhasil. 

 

Scan Virus Menggunakan Live CD

Mungkin saja komputer Anda sedang terkena malware yang mencegah komputer untuk booting. Walaupun anda tidak dapat memasuki windows, melalui live environment seperti CD Boot Hiren dapat memungkinkan komputer untuk memindai hard drive (mencari malware) tanpa booting ke Windows.

 

File ISO : https://www.hirensbootcd.org/download/
Petunjuk burn : https://www.hirensbootcd.org/usb-booting/

  • Burn file ISO Hiren's BootCD.
  • Masuk ke BIOS dan lakukan booting ke Hiren's BootCD.
  • Anda bisa masuk ke Utilities > Security dan menjalankan pemindaian virus dengan ESET dan pemindaian malware dengan Malwarebytes. 

Jika salah satu program menemukan sesuatu, program itu akan memberi tahu Anda dan mencoba memperbaikinya, yang diharapkan akan memungkinkan Anda untuk boot ke Windows sekali lagi.

 

Boot ke Safe Mode

Apabila komputer anda mengalami bluescreen saat startup, hal ini mungkin mengindikasikan bahwa terdapat aplikasi yang buruk, masalah driver, atau keanehan perangkat keras yang dapat menyebabkan masalah saat booting. 

Anda harus masuk ke safe mode untuk memperbaiki permasalahan ini. Anda dapat membatalkan proses booting sebanyak tigal kali untuk memunculkan layar Automatic Repair sehingga anda bisa memasuki Advance Options untuk masuk ke safe mode.

Jika Anda menginstal perangkat keras baru baru-baru ini, coba hapus instalan drivernya dari Safe Mode. Jika Anda merasa ada aplikasi baru yang menjadi penyebabnya, hapuslah aplikasi tersebut. Aplikasi BlueScreenView dapat membantu Anda melihat kembali Blue Screen of Death terbaru untuk melihat file yang menyebabkan masalah, atau string pemeriksaan bug dan kode yang perlu dicari.

Link BlueScreenView: https://www.nirsoft.net/utils/blue_screen_view.html

 

Roll Back Pembaruan Windows yang Bermasalah

Apabila komputer anda tidak mau menyala setelah Anda menginstall pembaruan windows, atau terdapat pembaruan di latar belakang yang mungkin tidak Anda ketahui.

  • Anda dapat memasuki Automatic Repair.
  • Pilih Troubleshoot > Advanced Options > Uninstall Updates.
  • Cobalah untuk melakukan uninstall untuk latest Quality Update atau Feature Update.

Jika Anda beruntung, langkah ini mungkin membuat Anda dapat kembali booting ke Windows.

 

Periksa Hard Drive Anda

Terdapat kemungkinan beberapa data pada drive rusak atau corrupted, sehingga Windows tidak dapat melakukan booting dengan benar. 

Microsoft memiliki beberapa alat yang dapat memperbaiki masalah tersebut. 

  • Buka menu Troubleshoot > Advanced Options seperti yang dijelaskan di atas.
  • Pilih Command Prompt.
  • Ketik "sfc /scannow" kemudian tekan Enter.

Hal ini akan membuat Windows memeriksa drive Anda dari kerusakan dan mencoba memperbaiki masalah tersebut.

  • Anda juga dapat mengetik "chkdsk C: /r" untuk melakukan pencarian yang lebih luas untuk kerusakan file dan bad sector.

Memperbaiki Bootloader yang Rusak

Bootloader rusak dapat terjadi ketika anda melakukan mengkloning hard drive dengan cara yang tidak benar. Hal ini juga dapat terjadi jika Anda mencoba melakukan dual-boot Linux atau membuat partisi drive baru dan mengacaukannya.

Jika Anda memiliki backup yang baik, Anda dapat mencoba memperbaiki bootloader menggunakan alat bawaan Windows.

  • Troubleshoot > Advanced Options seperti yang dijelaskan di atas.
  • Pilih Startup Repair. 

Langkah ini tidak disarankan kecuali Anda memiliki cadangan file, karena mengutak-atik partisi selalu berisiko kehilangan data.

Anda juga dapat menjalankan Command Prompt dari menu ini dan coba jalankan beberapa perintah berikut:

  • bootrec /fixmbr
  • bootrec /fixboot
  • bootrec /rebuildbcd

Jika langkah ini tidak berhasil, memperbaiki bootloader Anda mungkin lebih rumit karena bootloader EFI yang lebih baru.

Anda dapat melihat instruksi untuk memperbaiki bootloader dengan lebih lengkap pada panduan ini: https://www.dell.com/support/kbdoc/en-id/000124331/how-to-repair-the-efi-bootloader-on-a-gpt-hdd-for-windows-7-8-8-1-and-10-on-your-dell-pc

Namun akan lebih mudah dan lebih cepat untuk menginstal ulang Windows dari awal apabila anda memiliki file cadangan.

 

Uji Drive di PC Lain dan Berdoa

Apabila semua langkah di atas tidak memperbaiki permasalahan dan Anda tidak memiliki backup, sebaiknya Anda keluarkan harddrive untuk menyalin file anda ke komputer lain dengan menggunakan usb adapter, dock, atau enclosure.

Jika Anda tidak memiliki komputer lain, Anda dapat mencoba untuk booting ke live CD linux pada komputer anda untuk setidaknya melakukan backup file penting sebelum melakukan install ulang windows.

 


Referensi:
https://www.pcmag.com/how-to/what-to-do-when-computer-wont-start

Ingin tahu informasi selengkapnya, silakan kunjungi website kami di: 
https://hdnmetatech.com/
https://agus-hermanto.com/

Jangan lupa follow media sosial kami yang lain
Instagram : hdnmetatech
Linkedin  : https://www.linkedin.com/company/herdina-metatech-sinergi-corp
Facebook  : Herdina Metatech Sinergi Corp